Murottal Lengkap Surat As-Sajdah Misyari Rasyid Al-Afasi
Dengarkan lantunan merdu seluruh ayat Surat As-Sajdah secara berkesinambungan.
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
32:1
الۤمّۤ ۗ
Alif lām mīm.
"Alif Lām Mīm."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-1 dari Surat As-Sajdah menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Tanzīlul-kitābi lā raiba fīhi mir rabbil-‘ālamīn(a).
"Turunnya Al-Qur’an yang tidak ada keraguan di dalamnya berasal dari Tuhan semesta alam."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-2 dari Surat As-Sajdah menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Am yaqūlūnaftarāhu balhuwal-ḥaqqu mir rabbika litunżira qaumam mā atāhum min nażīrim min qablika la‘allahum yahtadūn(a).
"Akan tetapi, mengapa mereka (orang kafir) mengatakan, “Dia (Nabi Muhammad) telah mengada-adakannya.” Sebaliknya, Al-Qur’an itulah kebenaran (yang datang) dari Tuhanmu agar engkau memberi peringatan kepada kaum yang sama sekali belum pernah didatangi seorang pemberi peringatan sebelum engkau. (Demikian ini) agar mereka mendapat petunjuk."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-3 dari Surat As-Sajdah menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Allāhul-lażī khalaqas-samāwāti wal-arḍa wa mā bainahumā fī sittati ayyāmin ṡummastawā ‘alal-‘arsy(i), mā lakum min dūnihī miw waliyyiw wa lā syafī‘(in), afalā tatażakkarūn(a).
"Allah adalah Zat yang menciptakan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arasy. Bagimu tidak ada seorang pun pelindung dan pemberi syafaat selain Dia. Maka, apakah kamu tidak memperhatikan?"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-4 dari Surat As-Sajdah menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Dia mengatur segala urusan dari langit ke bumi, kemudian (segala urusan) itu naik kepada-Nya pada hari yang kadarnya (lamanya) adalah seribu tahun menurut perhitunganmu."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-5 dari Surat As-Sajdah menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Itu adalah (Tuhan) yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-6 dari Surat As-Sajdah menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Allażī aḥsana kulla syai'in khalaqahū wa bada'a khalqal-insāni min ṭīn(in).
"(Dia juga) yang memperindah segala sesuatu yang Dia ciptakan dan memulai penciptaan manusia dari tanah."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-7 dari Surat As-Sajdah menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Ṡumma ja‘ala naslahū min sulālatim mim mā'im mahīn(in).
"Kemudian, Dia menjadikan keturunannya dari sari pati air yang hina (air mani)."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-8 dari Surat As-Sajdah menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Ṡumma sawwāhu wa nafakha fīhi mir rūḥihī wa ja‘ala lakumus-sam‘a wal-abṣāra wal-af'idah(ta), qalīlam mā tasykurūn(a).
"Kemudian, Dia menyempurnakannya dan meniupkan roh (ciptaan)-Nya ke dalam (tubuh)-nya. Dia menjadikan pendengaran, penglihatan, dan hati nurani untukmu. Sedikit sekali kamu bersyukur."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-9 dari Surat As-Sajdah menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa qālū a'iżā ḍalalnā fil-arḍi a'innā lafī khalqin jadīd(in), bal hum biliqā'i rabbihim kāfirūn(a).
"Mereka berkata, “Apakah apabila kami telah lenyap (hancur) di dalam tanah, kami akan (kembali) dalam ciptaan yang baru?” Bahkan (bukan hanya itu), mereka pun mengingkari pertemuan dengan Tuhannya."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-10 dari Surat As-Sajdah menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Katakanlah, “Malaikat maut yang diserahi (tugas) untuk (mencabut nyawa)-mu akan mematikanmu, kemudian kepada Tuhanmulah kamu akan dikembalikan.”"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-11 dari Surat As-Sajdah menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa lau tarā iżil-mujrimūna nākisū ru'ūsihim ‘inda rabbihim, rabbanā abṣarnā wa sami‘nā farji‘nā na‘mal ṣāliḥan innā mūqinūn(a).
"Sekiranya kamu melihat orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhannya, (kamu akan melihat sesuatu yang sangat luar biasa dan mereka berkata,) “Ya Tuhan kami, kami telah melihat (hari Kiamat yang kami ingkari) dan mendengar (dari-Mu kebenaran ucapan rasul-rasul-Mu). Maka, kembalikanlah kami (ke dunia), niscaya kami akan beramal saleh. Sesungguhnya kami (sekarang) adalah orang-orang yang yakin (akan adanya hari Kiamat).”"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-12 dari Surat As-Sajdah menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa lau syi'nā la'ātainā kulla nafsin hudāhā wa lākin ḥaqqal-qaulu minnī la'amla'anna jahannama minal-jinnati wan-nāsi ajma‘īn(a).
"Seandainya Kami menghendaki, niscaya Kami menganugerahkan kepada setiap jiwa petunjuk (bagi)-nya, tetapi telah berlaku ketetapan dari-Ku (bahwa) sungguh Aku pasti akan memenuhi (neraka) Jahanam dengan jin dan manusia bersama-sama."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-13 dari Surat As-Sajdah menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Fa żūqū bimā nasītum liqā'a yaumikum hāżā, innā nasīnākum wa żūqū ‘ażābal-khuldi bimā kuntum ta‘malūn(a).
"Rasakanlah olehmu (azab ini) karena kamu melalaikan pertemuan dengan harimu ini (hari Kiamat). Sesungguhnya Kami pun melalaikanmu. Rasakanlah azab yang kekal karena apa yang selalu kamu kerjakan!”"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-14 dari Surat As-Sajdah menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Innamā yu'minu bi'āyātinal-lażīna iżā żukkirū bihā kharrū sujjadaw wa sabbaḥū biḥamdi rabbihim wa hum lā yastakbirūn(a).
"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Kami, hanyalah orang-orang yang apabila diperingatkan dengannya (ayat-ayat Kami), mereka menyungkur (dalam keadaan) sujud dan bertasbih serta memuji Tuhannya dan mereka pun tidak menyombongkan diri."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-15 dari Surat As-Sajdah menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Tatajāfā junūbuhum ‘anil-maḍāji‘i yad‘ūna rabbahum khaufaw wa ṭama‘ā(n), wa mimmā razaqnāhum yunfiqūn(a).
"Lambung (tubuh) mereka jauh dari tempat tidur (untuk salat malam) seraya berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut (akan siksa-Nya) dan penuh harap (akan rahmat-Nya) dan mereka menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-16 dari Surat As-Sajdah menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Tidak seorang pun mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka berupa (macam-macam nikmat) yang menyenangkan hati sebagai balasan terhadap apa yang selalu mereka kerjakan."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-17 dari Surat As-Sajdah menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Apakah orang mukmin sama dengan orang fasik (kafir)? (Pastilah) mereka tidak sama."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-18 dari Surat As-Sajdah menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Ammal-lażīna āmanū wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāti falahum jannātul-ma'wā, nuzulam bimā kānū ya‘malūn(a).
"Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka akan mendapat surga-surga (sebagai) tempat kediaman sebagai balasan atas apa yang selalu mereka kerjakan."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-19 dari Surat As-Sajdah menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa ammal-lażīna fasaqū fa ma'wākumun nāru kullamā arādū ay yakhrujū minhā u‘īdū fīhā wa qīla lahum żūqū ‘ażāban nāril-lażī kuntum bihī tukażżibūn(a).
"Adapun orang-orang yang fasik (kafir), tempat kediaman mereka adalah neraka. Setiap kali mereka hendak keluar darinya, mereka dikembalikan (lagi) ke dalamnya dan dikatakan kepada mereka, “Rasakanlah azab neraka yang dahulu selalu kamu dustakan.”"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-20 dari Surat As-Sajdah menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa lanużīqannahum minal-‘ażābil-adnā dūnal-‘ażābil-akbari la‘allahum yarji‘ūn(a).
"Kami pasti akan menimpakan kepada mereka sebagian azab yang dekat (di dunia) sebelum azab yang lebih besar (di akhirat) agar mereka kembali (ke jalan yang benar)."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-21 dari Surat As-Sajdah menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa man aẓlamu mimman żukkira bi'āyāti rabbihī ṡumma a‘raḍa ‘anhā, innā minal-mujrimīna muntaqimūn(a).
"Siapakah yang lebih zalim daripada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhannya, kemudian dia berpaling darinya? Sesungguhnya Kami akan memberikan balasan kepada para pendosa."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-22 dari Surat As-Sajdah menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa laqad ātainā mūsal-kitāba falā takun fī miryatim mil liqā'ihī wa ja‘alnāhu hudal libanī isrā'īl(a).
"Sungguh, Kami benar-benar telah menganugerahkan Kitab (Taurat) kepada Musa. Maka, janganlah engkau (Nabi Muhammad) ragu-ragu menerimanya (Al-Qur’an) dan Kami menjadikan Kitab (Taurat) itu sebagai petunjuk bagi Bani Israil."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-23 dari Surat As-Sajdah menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa ja‘alnā minhum a'immatay yahdūna bi'amrinā lammā ṣabarū, wa kānū bi'āyātinā yūqinūn(a).
"Kami menjadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami selama mereka bersabar. Mereka selalu meyakini ayat-ayat Kami."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-24 dari Surat As-Sajdah menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Inna rabbaka huwa yafṣilu bainahum yaumal-qiyāmati fīmā kānū fīhi yakhtalifūn(a).
"Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang memutuskan di antara mereka pada hari Kiamat apa yang dahulu selalu mereka perselisihkan."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-25 dari Surat As-Sajdah menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Awalam yahdi lahum kam ahlaknā min qablihim minal-qurūni yamsyūna fī masākinihim, inna fī żālika la'āyāt(in), afalā yasma‘ūn(a).
"Tidakkah menjadi petunjuk bagi mereka (kaum kafir Makkah), betapa banyak umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan, sedangkan mereka sendiri berjalan di tempat-tempat kediaman mereka itu. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah). Apakah mereka tidak mendengarkan (memperhatikan)?"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-26 dari Surat As-Sajdah menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Tidakkah mereka memperhatikan bahwa Kami mengarahkan (awan yang mengandung) air ke bumi yang tandus, lalu Kami menumbuhkan dengannya (air hujan) tanam-tanaman, sehingga hewan-hewan ternak mereka dan mereka sendiri dapat makan darinya. Maka, mengapa mereka tidak memperhatikan?"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-27 dari Surat As-Sajdah menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa yaqūlūna matā hāżal-fatḥu in kuntum ṣādiqīn(a).
"Mereka bertanya, “Kapankah kemenangan itu (datang) jika engkau orang yang benar?”"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-28 dari Surat As-Sajdah menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Qul yaumal-fatḥi lā yanfa‘ul-lażīna kafarū īmānuhum wa lā hum yunẓarūn(a).
"Katakanlah, “Pada hari kemenangan itu tidak berguna lagi bagi orang-orang kafir keimanan mereka dan mereka tidak diberi penangguhan.”"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-29 dari Surat As-Sajdah menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Maka, berpalinglah dari mereka dan tunggulah! Sesungguhnya mereka (juga) menunggu."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-30 dari Surat As-Sajdah menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Surat As Sajdah terdiri atas 30 ayat termasuk golongan surat Makkiyah diturunkan sesudah surat Al Mu'minuun. Dinamakan As Sajdah berhubung pada surat ini terdapat ayat sajdah, yaitu ayat yang kelima belas.
Rujukan Mushaf & Terjemahan: Standar Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) 2019 dan Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an (LPMQ).
🌱 Doa & Renungan Terkait
Perkuat pemahaman ayat dengan doa dan amalan yang sejalan: