Murottal Lengkap Surat Asy-Syura Misyari Rasyid Al-Afasi
Dengarkan lantunan merdu seluruh ayat Surat Asy-Syura secara berkesinambungan.
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
42:1
حٰمۤ ۚ
Ḥā mīm.
"Ḥā Mīm."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-1 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Ayat ke-2 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Każālika yūḥī ilaika wa ilal-lażīna min qablik(a), allāhul-‘azīzul-ḥakīm(u).
"Demikianlah Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana menurunkan wahyu kepadamu (Nabi Muhammad) dan kepada orang-orang sebelummu."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-3 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Lahū mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ(i), wa huwal-‘aliyyul-‘aẓīm(u).
"Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dialah Zat Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-4 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Takādus-samāwātu yatafaṭṭarna min fauqihinna wal-malā'ikatu yusabbiḥūna biḥamdi rabbihim wa yastagfirūna liman fil-arḍ(i), alā innallāha huwal-gafūrur-raḥīm(u).
"(Karena keagungan-Nya,) hampir saja langit itu pecah dari sebelah atasnya dan malaikat-malaikat bertasbih dengan memuji Tuhannya serta memohonkan ampunan untuk orang yang ada di bumi. Ingatlah, sesungguhnya Allahlah Zat Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-5 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wal-lażīnattakhażū min dūnihī auliyā'allāhu ḥafīẓun ‘alaihim, wa mā anta ‘alaihim biwakīl(in).
"Orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain-Nya, Allah mengawasi (perbuatan) mereka, sedangkan engkau (Nabi Muhammad) bukanlah penanggung jawab mereka."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-6 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa każālika auḥainā ilaika qur'ānan ‘arabiyyal litunżira ummal-qurā wa man ḥaulahā wa tunżira yaumal-jam‘i lā raiba fīh(i), farīqun fil-jannati wa farīqun fis-sa‘īr(i).
"Demikianlah Kami mewahyukan kepadamu Al-Qur’an yang berbahasa Arab agar engkau memberi peringatan kepada (penduduk) Ummul Qurā (Makkah) dan penduduk di sekelilingnya serta memberi peringatan tentang hari berkumpul (kiamat) yang tidak diragukan keberadaannya. Segolongan masuk surga dan segolongan (lain) masuk neraka."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-7 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa lau syā'allāhu laja‘alahum ummataw wāḥidataw wa lākiy yudkhilu may yasyā'u fī raḥmatih(ī), waẓ-ẓālimūna mā lahum miw waliyyiw wa lā naṣīr(in).
"Seandainya Allah menghendaki, niscaya Dia akan menjadikan mereka umat yang satu. Akan tetapi, Dia memasukkan orang-orang yang Dia kehendaki ke dalam rahmat-Nya. Adapun orang-orang zalim, mereka sama sekali tidak memiliki pelindung dan penolong."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-8 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Amittakhażū min dūnihī auliyā'(a), fallāhu huwal-waliyyu wa huwa yuḥyil-mautā, wa huwa ‘alā kulli syai'in qadīr(un).
"Bahkan, apakah mereka mengambil pelindung-pelindung selain Dia? Padahal, hanya Allahlah pelindung (yang sebenarnya). Dia menghidupkan orang-orang mati dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-9 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa makhtalaftum fīhi min syai'in faḥukmuhū ilallāh(i), żālikumullāhu rabbī ‘alaihi tawakkaltu wa ilaihi unīb(u).
"Apa pun yang kamu perselisihkan, keputusannya (diserahkan) kepada Allah. (Yang memiliki sifat-sifat demikian) itulah Allah Tuhanku. Hanya kepada-Nya aku bertawakal dan hanya kepada-Nya aku kembali."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-10 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Fāṭirus-samāwāti wal-arḍ(i), ja‘ala lakum min anfusikum azwājaw wa minal-an‘āmi azwājā(n), yażra'ukum fīh(i), laisa kamiṡlihī syai'(un), wa huwas-samī‘ul-baṣīr(u).
"(Allah) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagimu pasangan-pasangan dari jenismu sendiri dan (menjadikan pula) dari jenis hewan ternak pasangan-pasangan(-nya). Dia menjadikanmu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan-Nya. Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-11 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Milik-Nyalah perbendaharaan langit dan bumi. Dia melapangkan rezeki dan menyempitkan(-nya) bagi siapa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala sesuatu."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-12 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Syara‘a lakum minad-dīni mā waṣṣā bihī nūḥaw wal-lażī auḥainā ilaika wa mā waṣṣā bihī ibrāhīma wa mūsā wa ‘īsā an aqīmud-dīna wa lā tatafarraqū fīh(i), kabura ‘alal-musyrikīna mā tad‘ūhum ilaih(i), allāhu yajtabī ilaihi may yasyā'u wa yahdī ilaihi may yunīb(u).
"Dia (Allah) telah mensyariatkan bagi kamu agama yang Dia wasiatkan (juga) kepada Nuh, yang telah Kami wahyukan kepadamu (Nabi Muhammad), dan yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa, dan Isa yaitu: tegakkanlah agama (keimanan dan ketakwaan) dan janganlah kamu berpecah-belah di dalamnya. Sangat berat bagi orang-orang musyrik (untuk mengikuti) agama yang kamu serukan kepada mereka. Allah memilih orang yang Dia kehendaki pada (agama)-Nya dan memberi petunjuk pada (agama)-Nya bagi orang yang kembali (kepada-Nya)."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-13 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa mā tafarraqū illā mim ba‘di mā jā'ahumul-‘ilmu bagyam bainahum, wa lau lā kalimatun sabaqat mir rabbika ilā ajalim musammal laquḍiya bainahum, wa innal-lażīna ūriṡul-kitāba mim ba‘dihim lafī syakkim minhu murīb(in).
"Mereka (Ahlulkitab) tidak berpecah-belah kecuali setelah datang kepada mereka pengetahuan (tentang kebenaran yang disampaikan oleh para nabi) karena kedengkian antara sesama mereka. Seandainya tidak karena suatu ketetapan yang telah terlebih dahulu ada dari Tuhanmu (untuk menangguhkan azab) sampai batas waktu yang ditentukan, pastilah hukuman bagi mereka telah dilaksanakan. Sesungguhnya orang-orang yang mewarisi kitab suci (Taurat dan Injil) setelah mereka (pada zaman Nabi Muhammad) benar-benar berada dalam keraguan yang mendalam tentangnya (Al-Qur’an) itu."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-14 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Fa liżālika fad‘(u), wastaqim kamā umirt(a), wa lā tattabi‘ ahwā'ahum, wa qul āmantu bimā anzalallāhu min kitāb(in), wa umirtu li'a‘dila bainakum, allāhu rabbunā wa rabbukum, lanā a‘mālunā wa lakum a‘mālukum, lā ḥujjata bainanā wa bainakum, allāhu yajma‘u bainanā,wa ilaihil-maṣīr(u).
"Oleh karena itu, serulah (mereka untuk beriman), tetaplah (beriman dan berdakwah) sebagaimana diperintahkan kepadamu (Nabi Muhammad), dan janganlah mengikuti keinginan mereka. Katakanlah, “Aku beriman kepada kitab yang diturunkan Allah dan aku diperintahkan agar berlaku adil di antara kamu. Allah Tuhan kami dan Tuhan kamu. Bagi kami perbuatan kami dan bagimu perbuatanmu. Tidak (perlu) ada pertengkaran di antara kami dan kamu. Allah mengumpulkan kita dan kepada-Nyalah (kita) kembali.”"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-15 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wal-lażīna yuḥājjūna fillāhi mim ba‘di mastujība lahū ḥujjatuhum dāḥiḍatun ‘inda rabbihim wa ‘alaihim gaḍabuw wa lahum ‘ażābun syadīd(un).
"Orang-orang yang berbantah-bantahan tentang (agama) Allah setelah (agama itu) diterima, perbantahan mereka itu sia-sia di sisi Tuhan mereka. Mereka mendapat kemurkaan (Allah) dan azab yang sangat keras."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-16 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Allāhul-lażī anzalal-kitāba bil-ḥaqqi wal-mīzān(a), wa mā yudrīka la‘allas-sā‘ata qarīb(un).
"Allah yang menurunkan Kitab (Al-Qur’an) dengan benar dan (menurunkan) timbangan (keadilan). Tahukah kamu (bahwa) boleh jadi hari Kiamat itu sudah dekat?"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-17 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Orang-orang yang tidak percaya kepadanya (hari Kiamat) meminta agar ia (hari Kiamat) segera terjadi, dan orang-orang yang beriman merasa takut kepadanya serta yakin bahwa ia adalah benar (akan terjadi). Ketahuilah, sesungguhnya orang-orang yang membantah tentang (terjadinya) kiamat itu benar-benar berada dalam kesesatan yang jauh."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-18 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Allāhu laṭīfum bi‘ibādihī yarzuqu may yasyā'(u), wa huwal-qawiyyul-‘azīz(u).
"Allah Maha Lembut terhadap hamba-hamba-Nya. Dia memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki. Dia Maha Kuat lagi Maha Perkasa."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-19 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Man kāna yurīdu ḥarṡal-ākhirati nazid lahū fī ḥarṡih(ī), wa man kāna yurīdu ḥarṡad-dun-yā nu'tihī minhā, wa mā lahū fil-ākhirati min naṣīb(in).
"Siapa yang menghendaki balasan di akhirat, akan Kami tambahkan balasan itu baginya. Siapa yang menghendaki balasan di dunia, Kami berikan kepadanya sebagian darinya (balasan dunia), tetapi dia tidak akan mendapat bagian sedikit pun di akhirat."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-20 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Am lahum syurakā'u syara‘ū lahum minad-dīni mā lam ya'żam bihillāh(u), wa lau lā kalimatul-faṣli laquḍiya bainahum, wa innaẓ-ẓālimīna lahum ‘ażābun alīm(un).
"Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah yang menetapkan bagi mereka aturan agama yang tidak diizinkan (diridai) oleh Allah? Seandainya tidak ada ketetapan yang pasti (tentang penundaan hukuman dari Allah) tentulah hukuman di antara mereka telah dilaksanakan. Sesungguhnya orang-orang zalim itu akan mendapat azab yang sangat pedih."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-21 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Taraẓ-ẓālimīna musyfiqīna mimmā kasabū wa huwa wāqi‘um bihim, wal-lażīna āmanū wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāti fī rauḍātil-jannāt(i), lahum mā yasyā'ūna ‘inda rabbihim, żālika huwal-faḍlul-kabīr(u).
"Kamu akan melihat orang-orang zalim itu sangat ketakutan karena (kejahatan-kejahatan) yang telah mereka lakukan, sedangkan (azab) menimpa mereka. Orang-orang yang beriman dan beramal saleh (akan bersenang-senang) di dalam taman-taman surga. Mereka mendapatkan apa yang mereka kehendaki di sisi Tuhan mereka. Yang demikian itu adalah karunia yang besar."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-22 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Żālikal-lażī yubasysyirullāhu ‘ibādahul-lażīna āmanū wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāt(i), qul lā as'alukum ‘alaihi ajran illal-mawaddata fil-qurbā, wa may yaqtarif ḥasanatan nazid lahū fīhā ḥusnā(n), innallāha gafūrun syakūr(un).
"Itulah (karunia) yang (dengannya) Allah menggembirakan hamba-hamba-Nya yang beriman dan beramal saleh. Katakanlah (Nabi Muhammad), “Aku tidak meminta kepadamu suatu imbalan pun atas seruanku, kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan.” Siapa mengerjakan kebaikan, akan Kami tambahkan kebaikan baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-23 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Am yaqūlūnaftarā ‘alallāhi każibā(n), fa'iy yasya'illāhu yakhtim ‘alā qalbik(a), wa yamḥullāhul-bāṭila wa yuḥiqqul-ḥaqqa bikalimātih(ī), innahū ‘alīmum biżātiṣ-ṣudūr(i).
"Ataukah mereka mengatakan, “Dia (Nabi Muhammad) telah mengada-adakan kebohongan tentang Allah.” Jika Allah menghendaki, niscaya Dia akan mengunci hatimu. Allah menghapus yang batil dan membenarkan yang benar dengan firman-firman-Nya (Al-Qur’an). Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-24 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa huwal-lażī yaqbalut-taubata ‘an ‘ibādihī wa ya‘fū ‘anis-sayyi'āti wa ya‘lamu mā taf‘alūn(a).
"Dialah yang menerima tobat dari hamba-hamba-Nya, memaafkan kesalahan-kesalahan, mengetahui apa yang kamu kerjakan,"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-25 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa yastajībul-lażīna āmanū wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāti wa yazīduhum min faḍlih(ī), wal-kāfirūna lahum ‘ażābun syadīd(un).
"memperkenankan (doa) orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, dan menambah (pahala) kepada mereka dari karunia-Nya. Orang-orang kafir akan mendapat azab yang sangat keras."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-26 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa lau basaṭallāhur rizqa li‘ibādihī labagau fil-arḍi wa lākiy yunazzilu biqadarim mā yasyā'(u), innahū bi‘ibādihī khabīrum baṣīr(un).
"Seandainya Allah melapangkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya, niscaya mereka akan berbuat melampaui batas di bumi. Akan tetapi, Dia menurunkan apa yang Dia kehendaki dengan ukuran (tertentu). Sesungguhnya Dia Maha Teliti lagi Maha Melihat (keadaan) hamba-hamba-Nya."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-27 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa huwal-lażī yunazzilul-gaiṡa mim ba‘di mā qanaṭū wa yansyuru raḥmatah(ū), wa huwal-waliyyul-ḥamīd(u).
"Dialah yang menurunkan hujan setelah mereka berputus asa dan (Dia pula yang) menyebarkan rahmat-Nya. Dialah Maha Pelindung lagi Maha Terpuji."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-28 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa min āyātihī khalqus-samāwāti wal-arḍi wa mā baṡṡa fīhimā min dābbah(tin), wa huwa ‘alā jam‘ihim iżā yasyā'u qadīr(un).
"Di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya adalah penciptaan langit dan bumi serta makhluk-makhluk melata yang Dia sebarkan pada keduanya. Dia Maha Kuasa mengumpulkan semuanya apabila Dia menghendaki."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-29 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa mā aṣābakum mim muṣībatin fabimā kasabat aidīkum wa ya‘fū ‘an kaṡīr(in).
"Musibah apa pun yang menimpa kamu adalah karena perbuatan tanganmu sendiri dan (Allah) memaafkan banyak (kesalahanmu)."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-30 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa mā antum bimu‘jizīna fil-arḍ(i), wa mā lakum min dūnillāhi miw waliyyiw wa lā naṣīr(in).
"Kamu tidak dapat melepaskan diri di bumi (dari siksaan Allah) dan kamu tidak mempunyai (satu) pelindung atau (satu) penolong pun selain Allah."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-31 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya adalah kapal-kapal yang berlayar di laut seperti gunung-gunung."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-32 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Jika Dia menghendaki, Dia akan menghentikan angin, sehingga jadilah (kapal-kapal) itu terhenti di permukaannya (laut). Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi tiap-tiap orang yang selalu bersabar dan banyak bersyukur,"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-33 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"atau Dia akan menghancurkan kapal-kapal itu karena perbuatan (dosa) mereka, dan Dia memaafkan banyak (kesalahan mereka)."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-34 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa ya‘lamal-lażīna yujādilūna fī āyātinā, mā lahum mim maḥīṣ(in).
"(Yang demikian itu) agar orang-orang yang membantah tanda-tanda (kekuasaan) Kami mengetahui bahwa mereka tidak akan memperoleh jalan keluar (dari siksaan)."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-35 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Famā ūtītum min syai'in fa matā‘ul-ḥayātid-dun-yā, wa mā ‘indallāhi khairuw wa abqā lil-lażīna āmanū wa ‘alā rabbihim yatawakkalūn(a).
"Apa pun (kenikmatan) yang diberikan kepadamu, maka itu adalah kesenangan hidup di dunia. Sedangkan apa (kenikmatan) yang ada di sisi Allah lebih baik dan lebih kekal bagi orang-orang yang beriman dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-36 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wal-lażīna yajtanibūna kabā'iral-iṡmi wal-fawāḥisya wa iżā mā gaḍibū hum yagfirūn(a).
"(Kenikmatan itu juga lebih baik dan lebih kekal bagi) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan-perbuatan keji, dan apabila mereka marah segera memberi maaf;"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-37 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wal-lażīnastajābū lirabbihim wa aqāmuṣ-ṣalāta wa amruhum syūrā bainahum, wa mimmā razaqnāhum yunfiqūn(a).
"(juga lebih baik dan lebih kekal bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhan dan melaksanakan salat, sedangkan urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah di antara mereka. Mereka menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka;"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-38 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"(juga lebih baik dan lebih kekal bagi) orang-orang yang apabila mereka diperlakukan dengan zalim, mereka membela diri."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-39 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa jazā'u sayyi'atin sayyi'atum miṡluhā, faman ‘afā wa aṣlaḥa fa ajruhū ‘alallāh(i), innahū lā yuḥibbuẓ-ẓālimīn(a).
"Balasan suatu keburukan adalah keburukan yang setimpal. Akan tetapi, siapa yang memaafkan dan berbuat baik (kepada orang yang berbuat jahat), maka pahalanya dari Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang zalim."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-40 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa lamanintaṣara ba‘da ẓulmihī fa ulā'ika mā ‘alaihim min sabīl(in).
"Akan tetapi, sungguh siapa yang membela diri setelah teraniaya, tidak ada satu alasan pun (untuk menyalahkan) mereka."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-41 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Sesungguhnya alasan (untuk menyalahkan) itu hanya ada pada orang-orang yang menganiaya manusia dan melampaui batas di bumi tanpa hak (alasan yang benar). Mereka itu mendapat siksa yang sangat pedih."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-42 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa laman ṣabara wa gafara inna żālika lamin ‘azmil-umūr(i).
"Akan tetapi, sungguh siapa yang bersabar dan memaafkan, sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang (patut) diutamakan."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-43 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa may yuḍlilillāhu famā lahū miw waliyyim mim ba‘dih(ī), wa taraẓ-ẓālimīna lammā ra'awul-‘ażāba yaqūlūna hal ilā maraddim min sabīl(in).
"Siapa yang dibiarkan sesat oleh Allah (karena kecenderungan dan pilihannya sendiri), tidak ada baginya pelindung setelah itu. Kamu akan melihat orang-orang zalim, ketika mereka melihat azab, berkata, “Adakah kiranya jalan untuk kembali (ke dunia)?”"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-44 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa tarāhum yu‘raḍūna ‘alaihā khāsyi‘īna minaż żulli yanẓurūna min ṭarfin khafiyy(in), wa qālal-lażīna āmanū innal-khāsirīnal-lażīna khasirū anfusahum wa ahlīhim yaumal-qiyāmah(ti), alā innaẓ-ẓālimīna fī ‘ażābim muqīm(in).
"Kamu akan melihat mereka dihadapkan kepadanya (neraka) dalam keadaan tertunduk karena (merasa) hina. Mereka memperhatikan dengan pandangan yang lesu. Orang-orang yang beriman berkata, “Sesungguhnya orang-orang yang rugi adalah orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri dan keluarganya pada hari Kiamat.” Ketahuilah, sesungguhnya orang-orang zalim itu berada dalam azab yang kekal."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-45 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa mā kāna lahum min auliyā'a yanṣurūnahum min dūnillāh(i), wa may yuḍlilillāhu famā lahū min sabīl(in).
"Mereka tidak akan mempunyai pelindung yang dapat menolong mereka selain Allah. Siapa pun yang disesatkan oleh Allah (berdasarkan kecenderungan dan pilihannya sendiri) tidak akan ada jalan baginya (untuk mendapat petunjuk)."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-46 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Istajībū lirabbikum min qabli ay ya'tiya yaumul lā maradda lahū minallāh(i), mā lakum mim malja'iy yauma'iżiw wa mā lakum min nakīr(in).
"Penuhilah seruan Tuhanmu sebelum datang dari Allah suatu hari (Kiamat) yang tidak dapat ditolak. Pada hari itu kamu tidak akan mempunyai tempat berlindung dan tidak (pula) dapat mengingkari (dosa-dosamu)."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-47 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Fa in a‘raḍū famā arsalnāka ‘alaihim ḥafīẓā(n), in ‘alaika illal-balāg(u), wa innā iżā ażaqnal-insāna minnā raḥmatan fariḥa bihā, wa in tuṣibhum sayyi'atum bimā qaddamat aidīhim fa'innal-insāna kafūr(un).
"Jika mereka berpaling, (ingatlah) Kami tidak mengutus engkau sebagai pengawas bagi mereka. Kewajibanmu hanyalah menyampaikan (risalah). Sesungguhnya apabila Kami merasakan kepada manusia sedikit dari rahmat Kami, dia gembira karenanya. Akan tetapi, jika mereka ditimpa kesusahan disebabkan perbuatan tangan mereka sendiri, (niscaya mereka ingkar). Sesungguhnya manusia itu sangat ingkar (pada nikmat)."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-48 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Milik Allahlah kerajaan langit dan bumi. Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki, memberikan anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki, memberikan anak laki-laki kepada siapa yang Dia kehendaki,"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-49 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Au yuzawwijuhum żukrānaw wa ināṡā(n), wa yaj‘alu may yasyā'u ‘aqīmā(n), innahū ‘alīmun qadīr(un).
"atau Dia menganugerahkan (keturunan) laki-laki dan perempuan, serta menjadikan mandul siapa saja yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-50 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa mā kāna libasyarin ay yukallimahullāhu illā waḥyan au miw warā'i ḥijābin au yursila rasūlan fa yūḥiya bi'iżnihī mā yasyā'(u), innahū ‘aliyyun ḥakīm(un).
"Tidak mungkin bagi seorang manusia untuk diajak berbicara langsung oleh Allah, kecuali dengan (perantaraan) wahyu, dari belakang tabir, atau dengan mengirim utusan (malaikat) lalu mewahyukan kepadanya dengan izin-Nya apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Tinggi lagi Maha Bijaksana."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-51 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa każālika auḥainā ilaika rūḥam min amrinā, mā kunta tadrī mal-kitābu wa lal-īmānu wa lākin ja‘alnāhu nūran nahdī bihī man nasyā'u min ‘ibādinā, wa innaka latahdī ilā ṣirāṭim mustaqīm(in).
"Demikianlah Kami mewahyukan kepadamu (Nabi Muhammad) rūh (Al-Qur’an) dengan perintah Kami. Sebelumnya engkau tidaklah mengetahui apakah Kitab (Al-Qur’an) dan apakah iman itu, tetapi Kami menjadikannya (Al-Qur’an) cahaya yang dengannya Kami memberi petunjuk siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Sesungguhnya engkau benar-benar membimbing (manusia) ke jalan yang lurus,"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-52 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Ṣirāṭillāhil-lażī lahū mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ(i), alā ilallāhi taṣīrul-umūr(u).
"(yaitu) jalan Allah yang milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Ketahuilah (bahwa) kepada Allahlah segala urusan kembali!"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-53 dari Surat Asy-Syura menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Surat Asy Syuura terdiri atas 53 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Fushshilat. Dinamai dengan Asy Syuura (musyawarat) diambil dari perkataan Syuura yang terdapat pada ayat 38 surat ini. Dalam ayat tersebut diletakkan salah satu dari dasar-dasar pemerintahan Islam ialah musyawarat. Dinamai juga Haa Miim 'Ain Siin Qaaf karena surat ini dimulai dengan huruf-huruf hijaiyah itu.
Rujukan Mushaf & Terjemahan: Standar Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) 2019 dan Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an (LPMQ).
🌱 Doa & Renungan Terkait
Perkuat pemahaman ayat dengan doa dan amalan yang sejalan: