Murottal Lengkap Surat Sad Misyari Rasyid Al-Afasi
Dengarkan lantunan merdu seluruh ayat Surat Sad secara berkesinambungan.
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
38:1
صۤ ۗوَالْقُرْاٰنِ ذِى الذِّكْرِۗ
Ṣād, wal-qur'āni żiż-żikr(i).
"Ṣād. demi Al-Qur’an yang mengandung peringatan."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-1 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Akan tetapi, orang-orang yang kufur (berada) dalam kesombongan dan permusuhan."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-2 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Kam ahlaknā min qablihim min qarnin fanādaw wa lāta ḥīna manāṣ(in).
"Betapa banyak generasi sebelum mereka yang telah Kami binasakan. Lalu, mereka meminta tolong (ketika datang azab), padahal (waktu itu) bukanlah saat untuk melepaskan diri."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-3 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa ‘ajibū an jā'ahum munżirum minhum, wa qālal-kāfirūna hāżā sāḥirun każżāb(un).
"Mereka heran karena telah datang kepada mereka seorang pemberi peringatan (rasul) dari kalangan mereka. Orang-orang kafir berkata, “Orang ini adalah penyihir yang banyak berdusta."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-4 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Apakah dia menjadikan tuhan-tuhan itu Tuhan yang satu saja? Sesungguhnya ini benar-benar sesuatu yang sangat mengherankan.”"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-5 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Lalu, pergilah pemimpin-pemimpin mereka (seraya berkata), “Pergilah kamu dan tetaplah (menyembah) tuhan-tuhanmu. Sesungguhnya ini benar-benar suatu hal yang dikehendaki."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-6 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Mā sami‘nā bihāżā fil-millatil-ākhirah(ti), in hāżā illakhtilāq(un).
"Kami tidak pernah mendengar hal ini dalam agama yang terakhir. (Ajaran mengesakan Allah) ini tidak lain kecuali (dusta) yang dibuat-buat."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-7 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
A'unzila ‘alaihiż-żikru mim baininā, bal hum fī syakkim min żikrī, bal lammā yażūqū ‘ażāb(i).
"Mengapa Al-Qur’an itu diturunkan kepada dia di antara kita?” Sebenarnya mereka dalam keraguan terhadap kitab-Ku. Akan tetapi, mereka (ragu karena) belum merasakan azab-Ku."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-8 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Am ‘indahum khazā'inu raḥmati rabbikal-‘azīzil-wahhāb(i).
"Atau, apakah mereka itu mempunyai perbendaharaan rahmat Tuhanmu Yang Maha Perkasa lagi Maha Pemberi?"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-9 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Am lahum mulkus-samāwāti wal-arḍi wa mā bainahumā, falyartaqū fil-asbāb(i).
"Atau, apakah mereka mempunyai kerajaan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya? (Jika ada,) biarlah mereka menaiki tangga-tangga (ke langit)."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-10 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Bala tentara yang berada di sana dari golongan yang bersekutu (untuk mengalahkan Rasul Kami) tentu akan dikalahkan."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-11 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Każżabat qablahum qaumu nūḥiw wa ‘āduw wa fir‘aunu żul-autād(i).
"Sebelum mereka itu, kaum Nuh, ‘Ad, dan Fir‘aun yang mempunyai kekuatan besar (juga) telah mendustakan (para rasul)."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-12 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa ṡamūdu wa qaumu lūṭiw wa aṣḥābul-aikah(ti), ulā'ikal-aḥzāb(u).
"(Begitu juga) Samud, kaum Lut, dan penduduk Aikah. Mereka itulah golongan yang bersekutu (menentang para rasul)."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-13 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Masing-masing tidak lain, kecuali mendustakan para rasul. Maka, pantaslah mereka merasakan hukuman-Ku."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-14 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa mā yanẓuru hā'ulā'i illā ṣaiḥataw wāḥidatam mā lahā min fawāq(in).
"Mereka tidak menunggu selain satu teriakan (saja) yang tidak ada selanya."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-15 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa qālū rabbanā ‘ajjil lanā qiṭṭanā qabla yaumil-ḥisāb(i).
"Mereka berkata, “Wahai Tuhan kami, segerakanlah untuk kami bagian (dari siksa) kami sebelum hari Perhitungan.”"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-16 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Bersabarlah atas apa yang mereka katakan dan ingatlah akan hamba Kami, Daud, yang mempunyai kekuatan. Sesungguhnya dia adalah orang yang selalu kembali (kepada Allah)."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-17 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Sesungguhnya Kami telah menundukkan gunung-gunung untuk bertasbih bersama dia (Daud) pada waktu petang dan pagi."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-18 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"(Kami menundukkan pula) burung-burung dalam keadaan berkumpul. Masing-masing sangat patuh kepadanya (Daud)."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-19 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa syadadnā mulkahū wa ātaināhul-ḥikmata wa faṣlal-khiṭāb(i).
"Kami menguatkan kerajaannya serta menganugerahkan hikmah (kenabian) kepadanya dan kemampuan dalam menyelesaikan perkara."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-20 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa hal atāka naba'ul-khaṣm(i), iż tasawwarul-miḥrāb(a).
"Apakah telah sampai kepadamu (Nabi Muhammad) berita orang-orang yang berselisih ketika mereka memanjat dinding mihrab?"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-21 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Ketika mereka masuk menemui Daud, dia terkejut karena (kedatangan) mereka. Mereka berkata, “Janganlah takut! (Kami) berdua sedang berselisih. Sebagian kami berbuat aniaya kepada yang lain. Maka, berilah keputusan di antara kami dengan hak, janganlah menyimpang dari kebenaran, dan tunjukilah kami ke jalan yang lurus.”"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-22 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Inna hāżā akhī, lahū tis‘uw wa tis‘ūna na‘jataw wa liya na‘jatuw wāḥidah(tun), faqāla aqfilnīhā wa ‘azzanī fil-khiṭāb(i).
"(Salah seorang berkata,) “Sesungguhnya ini saudaraku. Dia mempunyai sembilan puluh sembilan ekor kambing betina, sedangkan aku mempunyai seekor saja. Lalu, dia berkata, ‘Biarkan aku yang memeliharanya! Dia mengalahkanku dalam perdebatan.’”"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-23 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Qāla laqad ẓalamaka bisu'āli na‘jatika ilā ni‘ājih(ī), wa inna kaṡīram minal-khulaṭā'i layabgī ba‘ḍuhum ‘alā ba‘ḍin illal-lażīna āmanū wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāti wa qalīlum mā hum, wa ẓanna dāwūdu annamā fatannāhu fastagfara rabbahū wa kharra rāki‘aw wa anāb(a).
"Dia (Daud) berkata, “Sungguh, dia benar-benar telah berbuat zalim kepadamu dengan meminta kambingmu itu untuk (digabungkan) kepada kambing-kambingnya. Sesungguhnya banyak di antara orang-orang yang berserikat itu benar-benar saling merugikan satu sama lain, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh, dan sedikit sekali mereka itu.” Daud meyakini bahwa Kami hanya mengujinya. Maka, dia memohon ampunan kepada Tuhannya dan dia tersungkur jatuh serta bertobat."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-24 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Fa gafarnā lahū żālik(a), wa inna lahū ‘indanā lazulfā wa ḥusna ma'āb(in).
"Lalu, Kami mengampuni (kesalahannya) itu. Sesungguhnya dia mempunyai kedudukan yang benar-benar dekat di sisi Kami dan tempat kembali yang baik."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-25 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"(Allah berfirman,) “Wahai Daud, sesungguhnya Kami menjadikanmu khalifah (penguasa) di bumi. Maka, berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan hak dan janganlah mengikuti hawa nafsu karena akan menyesatkan engkau dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat dari jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari Perhitungan.”"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-26 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa mā khalaqnas-samā'a wal-arḍa wa mā bainahumā bāṭilā(n), żālika ẓannul-lażīna kafarū, fawailul lil-lażīna kafarū minan-nār(i).
"Kami tidak menciptakan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya secara sia-sia. Itulah anggapan orang-orang yang kufur. Maka, celakalah orang-orang yang kufur karena (mereka akan masuk) neraka."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-27 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Am naj‘alul-lażīna āmanū wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāti kal-mufsidīna fil-arḍ(i), am naj‘alul-muttaqīna kal-fujjār(i).
"Apakah (pantas) Kami menjadikan orang-orang yang beriman dan beramal saleh sama dengan orang-orang yang berbuat kerusakan di bumi? Pantaskah Kami menjadikan orang-orang yang bertakwa sama dengan para pendurhaka?"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-28 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Kitābun anzalnāhu ilaika mubārakul liyaddabbarū āyātihī wa liyatażakkara ulul-albāb(i).
"(Al-Qur’an ini adalah) kitab yang Kami turunkan kepadamu (Nabi Muhammad) yang penuh berkah supaya mereka menghayati ayat-ayatnya dan orang-orang yang berakal sehat mendapat pelajaran."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-29 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa wahabnā lidāwūda wa sulaimān(a), ni‘mal-‘abd(u), innahū awwāb(un).
"Kami menganugerahkan kepada Daud (anak bernama) Sulaiman. Dia adalah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia sangat taat (kepada Allah)."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-30 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Iż ‘uriḍa ‘alaihi bil-‘asyiyyiṣ-ṣāfinātul-jiyād(u).
"(Ingatlah) ketika pada suatu petang dipertunjukkan kepadanya (kuda-kuda) yang jinak, (tetapi) sangat cepat larinya."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-31 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Maka, dia berkata, “Sesungguhnya aku menyukai kesenangan terhadap yang baik (kuda) sehingga aku lalai mengingat Tuhanku sampai ia (matahari atau kuda itu) bersembunyi di balik tabir (hilang dari pandangan)."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-32 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Bawalah semua kuda itu kembali kepadaku.” Lalu, dia mengusap-usap kaki dan leher (kuda itu)."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-33 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa laqad fatannā sulaimāna wa alqainā ‘alā kursiyyihī jasadan ṡumma anāb(a).
"Sungguh, Kami benar-benar telah menguji Sulaiman dan Kami menggeletakkan(-nya) di atas kursinya sebagai tubuh (yang lemah karena sakit), kemudian dia bertobat."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-34 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Dia berkata, “Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak patut (dimiliki) oleh seorang pun sesudahku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi.”"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-35 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Maka, Kami menundukkan kepadanya angin yang berembus dengan baik menurut perintahnya ke mana saja yang ia kehendaki."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-36 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"(Kami menundukkan pula kepadanya) setan-setan, semuanya ahli bangunan, dan penyelam."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-37 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"(Begitu juga setan-setan) lain yang terikat dalam belenggu."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-38 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Inilah anugerah Kami. Maka, berikanlah (kepada orang lain) atau tahanlah (untuk dirimu sendiri) tanpa perhitungan."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-39 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Sesungguhnya dia mempunyai kedudukan yang dekat pada sisi Kami dan tempat kembali yang baik."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-40 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Ważkur ‘abdanā ayyūb(a), iż nādā rabbahū annī massaniyasy-syaiṭānu binuṣbiw wa ‘ażāb(in).
"Ingatlah hamba Kami Ayyub ketika dia menyeru Tuhannya, “Sesungguhnya aku telah diganggu setan dengan penderitaan dan siksaan (rasa sakit).”"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-41 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Urkuḍ birijlik(a), hāżā mugtasalum bāriduw wa syarāb(un).
"(Allah berfirman,) “Entakkanlah kakimu (ke bumi)! Inilah air yang sejuk untuk mandi dan minum.”"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-42 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa wahabnā lahū ahlahū wa miṡlahum ma‘ahum raḥmatam minnā wa żikrā li'ulil-albāb(i).
"Kami anugerahkan (pula) kepadanya (Ayyub) keluarganya dan (Kami lipat gandakan) jumlah mereka sebagai rahmat dari Kami dan pelajaran bagi orang-orang yang berpikiran sehat."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-43 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa khuż biyadika ḍigṡan faḍrib bihī wa lā taḥnaṡ, innā wajadnāhu ṣābirā(n), ni‘mal-‘abd(u), innahū awwāb(un).
"Ambillah dengan tanganmu seikat rumput, lalu pukullah (istrimu) dengannya dan janganlah engkau melanggar sumpah. Sesungguhnya Kami dapati dia (Ayyub) seorang yang sabar. Dialah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia selalu kembali (kepada Allah dan sangat taat kepadanya)."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-44 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Ważkur ‘ibādanā ibrāhīma wa isḥāqa wa ya‘qūba ulil-aidī wal-abṣār(i).
"Ingatlah hamba-hamba Kami: Ibrahim, Ishaq, dan Ya‘qub yang mempunyai kekuatan (dalam taat kepada Allah) dan penglihatan (mata hati yang jernih)."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-45 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Sesungguhnya Kami telah memberikan secara khusus kepada mereka anugerah yang besar, (yaitu selalu) mengingat negeri akhirat."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-46 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Sesungguhnya mereka di sisi Kami benar-benar termasuk orang-orang pilihan yang terbaik."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-47 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Ważkur ismā‘īla wal-yasa‘a wa żal-kifl(i), wa kullum minal-akhyār(i).
"Ingatlah Ismail, Ilyasa, dan Zulkifli. Semuanya termasuk orang-orang yang paling baik."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-48 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Hāżā żikr(un), wa inna lil-muttaqīna laḥusna ma'āb(in).
"Ini adalah kehormatan (bagimu dan kaummu). Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa benar-benar (disediakan) tempat kembali yang baik."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-49 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"(Yaitu) surga ‘Adn yang pintu-pintunya terbuka bagi mereka."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-50 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Muttaki'īna fīhā yad‘ūna fīhā bifākihatin kaṡīratiw wa syarāb(in).
"Mereka bersandar di dalamnya (di atas dipan-dipan) sambil meminta buah-buahan dan minuman yang banyak (di surga itu)."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-51 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Di samping mereka (ada bidadari-bidadari) yang pandangannya terbatas (hanya untuk pasangannya), lagi sebaya umurnya."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-52 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Inilah apa yang dijanjikan kepadamu pada hari Perhitungan."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-53 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Sesungguhnya ini adalah benar-benar rezeki (dari) Kami yang tidak habis-habisnya."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-54 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Inilah (kenikmatan bagi orang yang bertakwa). Sesungguhnya bagi orang-orang yang melampaui batas benar-benar (disediakan) tempat kembali yang buruk."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-55 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"(Yaitu neraka) Jahanam yang mereka akan masuk ke dalamnya. Itulah seburuk-buruk tempat tinggal."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-56 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Inilah (azab neraka). Biarlah mereka merasakannya. (Minuman mereka) air yang mendidih dan cairan nanah (yang menjijikkan)."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-57 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"(Selain itu, ada) berbagai macam (azab) lain yang serupa itu."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-58 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"(Dikatakan kepada mereka,) “Ini rombongan (pengikut-pengikutmu) yang masuk berdesak-desakan bersama kamu (ke neraka).” Tidak ada ucapan selamat datang bagi mereka karena sesungguhnya mereka akan masuk neraka."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-59 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Qālū bal antum lā marḥabam bikum, antum qaddamtumūhu lanā, fabi'sal-qarār(u).
"Mereka (para pengikutnya) menjawab, “Sebenarnya kamulah yang (lebih pantas) tidak menerima ucapan selamat datang karena kamulah yang menjerumuskan kami ke dalam azab. (Itulah) seburuk-buruk tempat menetap.”"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-60 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Qālū rabbanā man qaddama lanā hāżā fazidhu ‘ażāban ḍi‘fan fin-nār(i).
"Mereka berkata (lagi), “Wahai Tuhan kami, siapa yang menjerumuskan kami ke dalam (azab) ini, tambahkanlah kepadanya azab yang berlipat ganda di dalam neraka.”"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-61 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Wa qālū mā lanā lā narā rijālan kunnā na‘udduhum minal-asyrār(i).
"Mereka (penghuni neraka) berkata, “Mengapa kami tidak melihat orang-orang yang (di dunia) selalu kami anggap sebagai orang-orang yang jahat (hina)?"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-62 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Attakhażnāhum sikhriyyan am zāgat ‘anhumul-abṣār(u).
"Apakah karena dahulu kami menjadikan mereka (bahan) olok-olokan ataukah karena penglihatan (kami) yang tidak melihat mereka?”"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-63 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Sesungguhnya yang demikian itu benar-benar terjadi, (yaitu) pertengkaran di antara penghuni neraka."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-64 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Qul innamā ana munżir(un), wa mā min ilāhin illallāhul-wāḥidul-qahhār(u).
"Katakanlah (Nabi Muhammad), “Sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan, tidak ada tuhan selain Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan,"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-65 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Rabbus-samāwāti wal-arḍi wa mā bainahumal-‘azīzul-gaffār(u).
"(yaitu,) Tuhan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.”"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-66 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Katakanlah (Nabi Muhammad), “Ia (Al-Qur’an) adalah berita besar."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-67 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Ayat ke-68 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Mā kāna liya min ‘ilmim bil-mala'il-a‘lā iż yakhtaṣimūn(a).
"Aku tidak mempunyai pengetahuan sedikit pun tentang malaikat langit ketika mereka berbantah-bantahan."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-69 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Tidaklah diwahyukan kepadaku, kecuali aku hanyalah seorang pemberi peringatan yang nyata.”"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-70 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Iż qāla rabbuka lil-malā'ikati innī khāliqum basyaram min ṭīn(in).
"(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat, “Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-71 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Fa'iżā sawwaituhū wa nafakhtu fīhi mir rūḥī faqa‘ū lahū sājidīn(a).
"Apabila Aku telah menyempurnakan (penciptaan)-nya dan meniupkan roh (ciptaan)-Ku ke dalamnya, tunduklah kamu kepadanya dalam keadaan bersujud.”"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-72 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Lalu, para malaikat itu bersujud semuanya bersama-sama,"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-73 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Illā iblīs(a), istakbara wa kāna minal-kafirīn(a).
"kecuali Iblis. Ia menyombongkan diri dan termasuk golongan kafir."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-74 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Qāla yā iblīsu mā mana‘aka an tasjuda limā khalaqtu biyadayy(a), astakbarta am kunta minal-‘ālīn(a).
"(Allah) berfirman, “Wahai Iblis, apakah yang menghalangimu untuk bersujud kepada yang telah Aku ciptakan dengan kedua tangan-Ku (kekuasaan-Ku)? Apakah kamu menyombongkan diri ataukah (memang) termasuk golongan yang (lebih) tinggi?”"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-75 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Qāla ana khairum minhu khalaqtanī min nāriw wa khalaqtahū min ṭīn(in).
"(Iblis) berkata, “Aku lebih baik darinya, karena Engkau menciptakanku dari api, sedangkan Engkau menciptakannya dari tanah.”"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-76 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"(Allah) berfirman, “Keluarlah darinya (surga) karena sesungguhnya kamu terkutuk."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-77 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Sesungguhnya laknat-Ku tetap atasmu sampai hari Pembalasan.”"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-78 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"(Iblis) berkata, “Wahai Tuhanku, tangguhkanlah (usia)-ku sampai hari mereka (manusia) dibangkitkan.”"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-79 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"(Allah) berfirman, “Sesungguhnya kamu termasuk golongan yang ditangguhkan"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-80 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"sampai hari yang telah ditentukan waktunya (kiamat).”"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-81 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"(Iblis) berkata, “Demi kemuliaan-Mu, pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-82 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Kecuali, hamba-hamba-Mu yang terpilih (karena keikhlasannya) di antara mereka.”"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-83 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"(Allah) berfirman, “Maka, yang benar (adalah sumpah-Ku) dan hanya kebenaran itulah yang Aku katakan."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-84 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
La'amla'anna jahannama minka wa mimman tabi‘aka minhum ajma‘īn(a).
"Aku pasti akan memenuhi (neraka) Jahanam denganmu dan orang yang mengikutimu di antara mereka semuanya.”"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-85 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Qul mā as'alukum ‘alaihi min ajriw wa mā ana minal-mutakallifīn(a).
"Katakanlah (Nabi Muhammad), “Aku tidak meminta imbalan sedikit pun kepadamu atasnya (dakwahku) dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mengada-ada."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-86 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"(Al-Qur’an) ini tidak lain, kecuali (sebagai) peringatan bagi semesta alam."
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-87 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Sungguh, kamu akan mengetahui (kebenaran) beritanya (Al-Qur’an) setelah beberapa waktu lagi.”"
Makna & Renungan Singkat
Ayat ke-88 dari Surat Sad menegaskan bimbingan Allah bagi orang beriman untuk senantiasa bertafakur dan mengamalkan tuntunan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Surat Shaad terdiri atas 88 ayat termasuk golongan surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Qamar. Dinamai dengan Shaad karena surat ini dimulai dengan Shaad (selanjutnya lihat no. [10)). Dalam surat ini Allah bersumpah dengan Al Quran, untuk menunjukkan bahwa Al Quran itu suatu kitab yang agung dan bahwa siapa saja yang mengikutinya akan mendapat kebahagiaan dunia dan akhirat dan untuk menunjukkan bahwa Al Quran ini adalah mukjizat Nabi Muhammad s.a.w. yang menyatakan kebenarannya dan ketinggian akhlaknya.
Rujukan Mushaf & Terjemahan: Standar Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) 2019 dan Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an (LPMQ).
🌱 Doa & Renungan Terkait
Perkuat pemahaman ayat dengan doa dan amalan yang sejalan: