DOA IBADAH

Niat Puasa Ramadan

Lafal niat puasa Ramadan yang umum diajarkan untuk memantapkan niat di malam hari sebelum berpuasa, disusun ulama sebagai tuntunan praktis.

Bacaan Doa

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هٰذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالٰى

Bagikan

ARTINYA

“Aku berniat puasa esok hari untuk menunaikan kewajiban bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta'ala.”

Lihat Transliterasi

TRANSLITERASI

Nawaitu ṣauma ghadin 'an adā'i farḍi syahri Ramaḍāna hādzihis-sanati lillāhi ta'ālā.

SUMBER

Fath al-Qarib (Ibnu Qasim al-Ghazzi), Fath al-Mu'in (asy-Syeikh al-Malibari) — lafal niat menurut madzhab Syafi'i Bab niat puasa

MAKNA DAN HIKMAH

Niat sebagai fondasi ibadah

Sahih al-Bukhari no. 1 mencatat sabda Nabi ﷺ bahwa setiap amal tergantung niatnya. Melafalkan kalimat niat bukan tujuan utamanya — tujuannya adalah menghadirkan kesadaran bahwa puasa esok hari dikerjakan semata karena Allah.

SATU LANGKAH UNTUK HARI INI

Niatkan dalam hati untuk berpuasa esok hari karena Allah, sebelum terbit fajar. Melafalkan kalimat ini dengan lisan, biasanya setelah sahur atau sebelum tidur, adalah bentuk bantuan mengingatkan niat, bukan rukun yang wajib diucapkan. Untuk niat puasa sebulan penuh Ramadan sekaligus di awal bulan, tuntunannya berbeda dan sebaiknya dipelajari dari pembimbing/kitab fiqih yang membahasnya secara khusus.

ALAT YANG MUNGKIN MEMBANTU

Lengkapi ibadah Anda dengan alat-alat berikut

LANJUTKAN

Lanjutkan perjalanan

Ikuti Doa Hari Ini di WhatsAppDapatkan doa harian langsung di WhatsApp.
Ikuti Sekarang

JELAJAHI LEBIH BANYAK

Jelajahi lebih banyak