DOA IBADAH

Sayyidul Istighfar: Doa Permohonan Ampun Paling Utama

Sayyidul Istighfar, doa permohonan ampun yang diajarkan Nabi ﷺ sebagai bentuk istighfar paling utama, lengkap Arab, latin dan arti.

Bacaan doa

اَللّٰهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلٰى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ

Allāhumma anta rabbī, lā ilāha illā anta, khalaqtanī wa ana 'abduka, wa ana 'alā 'ahdika wa wa'dika mastaṭa'tu, a'ūżu bika min syarri mā ṣana'tu, abū'u laka bini'matika 'alayya, wa abū'u bidzanbī, faghfir lī fa innahū lā yaghfirudz-dzunūba illā anta.

ARTINYA

Makna doa

“Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Engkau. Engkau menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku dengan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang telah aku perbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku, dan aku mengakui dosaku. Maka ampunilah aku, sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau.”

PRAKTIK

Panduan Mengamalkan

Baca dengan memahami maknanya sebagai pengakuan penghambaan, pengakuan nikmat, dan pengakuan dosa. Halaman ini tidak menetapkan jaminan hasil tertentu dari membacanya, karena hal itu memerlukan dalil tersendiri sesuai riwayatnya.

SUMBER

Rujukan

Sahih al-Bukhari 6306

Perawi: Syaddad bin Aus radhiyallahu 'anhu

Catatan: Sahih

DOA HARI INI

Tiga pengakuan dalam satu doa

Sayyidul Istighfar memuat tiga pengakuan sekaligus: pengakuan sebagai hamba, pengakuan atas nikmat yang diterima, dan pengakuan atas dosa yang dilakukan. Ketiganya menjadi fondasi istighfar yang tulus.

LANJUTKAN

Lanjutkan perjalanan