Kembali ke Kumpulan Hadits

Hadits Doa Mustajab Orang yang Sedang Bepergian (Safar)

Tiga doa yang tidak diragukan lagi terkabulnya: doa orang terzalimi, doa musafir, dan doa orang tua untuk anaknya.

ثَلَاثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لَا شَكَّ فِيهِنَّ: دَعْوَةُ الْمَظْلُومِ، وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ، وَدَعْوَةُ الْوَالِدِ عَلَى وَلَدِهِ
Thalāthu da'awātim mustajābātul lā syakka fīhinn(a): da'watul-maẓlūm(i), wa da'watul-musāfir(i), wa da'watul-wālidi 'alā waladih.
Terjemahan Indonesia

"Tiga macam doa yang mustajab (dikabulkan) dan tidak ada keraguan padanya: doa orang yang terzalimi, doa orang yang sedang dalam perjalanan (safar), dan doa orang tua untuk anaknya."

Sunan Abu Dawud no. 1536 Hasan Sunan at-Tirmidzi no. 1905 Hasan

Perjalanan jauh (safar) adalah momen yang sarat kepenatan, kerendahan hati, dan ketergantungan penuh kepada perlindungan Allah. Dalam kondisi jiwa yang terlepas dari kesombongan tempat tinggal inilah, pintu-pintu langit terbuka lebar menyambut doa seorang musafir.

💡 Poin Penting Mutiara Hadits
  • Safar adalah salah satu waktu paling mustajab untuk berdoa.
  • Memperbanyak doa kebaikan untuk diri sendiri, keluarga, dan orang tua saat bepergian.
  • Menjaga niat perjalanan agar selalu dalam koridor ketaatan dan kebaikan.

Hadits Terkait

Lihat tema Perjalanan →
Bagikan