Kembali ke Kumpulan Hadits

Hadits Mencintai Saudara Sesama Muslim

Tidak sempurna iman seseorang hingga ia mencintai untuk saudaranya apa yang ia cintai untuk dirinya sendiri.

لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ
Lā yu'minu aḥadukum ḥattā yuḥibba li-akhīhi mā yuḥibbu linafsih(i).
Terjemahan Indonesia

"Tidak sempurna iman salah seorang di antara kalian sampai ia mencintai bagi saudaranya apa yang ia cintai bagi dirinya sendiri."

Sahih al-Bukhari no. 13 Sahih Sahih Muslim no. 45 Sahih

Ukhuwah Islamiyah bukan sekadar ikatan slogan, melainkan ikatan batin yang mendalam. Seorang mukmin yang memiliki hati bersih akan merasa bahagia saat saudaranya mendapatkan nikmat, dan merasa iba saat saudaranya ditimpa kesulitan. Ia menginginkan kebaikan, kesuksesan, dan keselamatan surga bagi orang lain sebagaimana ia menginginkannya untuk diri sendiri.

💡 Poin Penting Mutiara Hadits
  • Empati dan solidaritas sosial merupakan tolak ukur kesempurnaan iman.
  • Membersihkan hati dari sifat hasad (dengki) dan iri terhadap kenikmatan orang lain.
  • Mendoakan kebaikan saudara sesama muslim tanpa sepengetahuannya.
Sunan at-Tirmidzi no. 1924Sunan Abu Dawud no. 4941
Sosial & Masyarakat Sahih

Hadits tentang Pertolongan Allah bagi Penolong Sesama

مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا، نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ، يَسَّرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، وَاللَّهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ

"Barang siapa melapangkan satu kesulitan duniawi dari seorang mukmin, niscaya Allah akan melapangkan darinya satu kesulitan dari kesulitan-kesulitan di hari kiamat. Dan barang siapa mempermudah orang yang sedang dalam kesulitan, niscaya Allah akan mempermudah urusannya di dunia dan di akhirat. Dan Allah akan senantiasa menolong seorang hamba selama hamba tersebut menolong saudaranya."

Sahih Muslim no. 2699Sunan Abu Dawud no. 4946
Bagikan