Kembali ke Kumpulan Hadits

Hadits Tawakal seperti Burung Mencari Rezeki

Seandainya kalian bertawakal dengan benar, niscaya Allah memberi rezeki sebagaimana burung yang pergi pagi lapar pulang petang kenyang.

لَوْ أَنَّكُمْ تَوَكَّلْتُمْ عَلَى اللَّهِ حَقَّ تَوَكُّلِهِ لَرَزَقَكُمْ كَمَا يَرْزُقُ الطَّيْرَ، تَغْدُو خِمَاصًا وَتَرُوحُ بِطَانًا
Law annakum tawakkaltum 'alallāhi ḥaqqa tawakkulihī larazaqakum kamā yarzuquṭ-ṭair(a), taghdū khimāṣaw wa tarūḥu biṭānā.
Terjemahan Indonesia

"Seandainya kalian benar-benar bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakal, niscaya Dia akan memberi kalian rezeki sebagaimana Dia memberi rezeki kepada burung; ia keluar pada pagi hari dalam keadaan lapar dan kembali pada petang hari dalam keadaan kenyang."

Sunan at-Tirmidzi no. 2344 Hasan Sahih Musnad Ahmad no. 205 Sahih

Hadits ini mengajarkan filosofi tawakal yang dinamis dan seimbang. Burung tidak hanya berdiam diri di dalam sarangnya sambil menunggu makanan turun dari langit. Burung mengepakkan sayapnya, terbang berikhtiar mencari makan sejak terbit fajar, lalu kembali dengan perut kenyang. Demikianlah muslim: ikhtiar maksimal dengan fisik, namun hati sepenuhnya bersandar kepada Allah Sang Maha Pemberi Rezeki.

💡 Poin Penting Mutiara Hadits
  • Tawakal tidak menafikan ikhtiar dan kerja keras mencari nafkah.
  • Ketenangan rezeki lahir dari keyakinan bahwa Allah menjamin nafkah seluruh makhluk-Nya.
  • Keseimbangan antara usaha fisik yang tekun dan penyerahan hasil kepada Allah.
Bagikan