kesulitan-ekonomi Rezeki
Rezeki Tidak Akan Tertukar
Ustadz Khalid Basalamah
Ringkasan Editorial
Menjelaskan konsep bahwa rezeki setiap orang telah ditetapkan Allah dan tidak akan tertukar dengan rezeki orang lain.
Mengapa Kajian Ini Dipilih?
Dipilih karena relevan dengan kebutuhan Rezeki, khususnya untuk menenangkan kekhawatiran terkait persaingan/perbandingan rezeki dengan orang lain.
Intisari
- 00:00:00 Kaidah akidah Ahlussunnah tentang takdir rezeki; kalam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah — ketenangan batin mutlak lahir dari dua keyakinan: ajal telah dipatok pasti, dan rezeki tak akan pernah direbut orang lain.
- 00:07:31 Dalil Al-Qur'an dan hadits qudsi riwayat Imam Bukhari ("Wahai anak Adam, berinfaklah niscaya Aku akan mencukupi nafkahmu"); sifat kikir lahir dari keraguan terhadap jaminan Ar-Razzaq.
- 00:15:21 Atsar Urwah bin Zubair soal adab menyedekahkan barang terbaik; kisah Rabi' bin Khutsaim (murid senior Ibnu Mas'ud) menyedekahkan kue halwa mahal, merujuk QS. Ali 'Imran 92.
- 00:23:46 Peringatan akhirat merujuk QS. Al-Baqarah 254 dan QS. Ibrahim 31-34 tentang penyesalan orang yang menimbun harta saat hari hisab.
Sumber & Konteks
- Sumber
- YouTube
- Dipublikasikan
- 23 Januari 2020
- Durasi
- 31 menit (Kajian)
- Dikurasi
- Doa Hari Ini Editorial
- Terakhir diperiksa
- 25 September 2026
Kurasi ini menunjukkan bahwa video telah melewati pemeriksaan editorial kami. Ini bukan jaminan bahwa seluruh isi video merupakan fatwa atau otoritas keagamaan. Sebagian klaim keagamaan dalam video ini telah diperiksa sumbernya secara terpisah oleh reviewer manusia.